Kamis, 29 Juli 2010

Mengenal Emo.


"Emo" istilah yang pasti kita udah tau semua tapi apasih emo sebenarnya?
waktu gue masih SMP emo style lagi ngetren banget, yang namanya rambut panjang udah biasa kena razia guru di sekolah, jadi paling susah buat mengekspresikan diri.
Di balik itu semua ternyata yang namanya emo bukan cuma model rambut dan mata sipatan.
untuk mengetahuinya lebih dalam lagi mari kita simak.


"Emo" berasal dari kata (emotional) emosional


. Emo sendiri bukan hanya sebuah sikap, atau gaya hidup yang terpengaruh dari aliran music emo (emocore).

Emo merupakan aliran Musik

Emocore adalah perpaduan dari hardcore dan musik punk yang sangat populer di Washington DC pada akhir era 80-an. Budaya emo akhirnya terus berkembang antara dekade 90-an hingga 2000-an hingga mencapai popularitasnya saat ini.
Pertengahan 80-an, istilah emo menggambarkan sub genre 
hardcore punk yang berakar dari musik Washington DC. Pada perkembangannya, istilah emocore yang merupakan kependekan dari emotional hardcore, akhirnya digunakan untuk menggambarkan penampilan band-band di Washington DC yang sangat emosional misalnya Rites of Spring, Embrace, atau Moss Icon.

Di pertengahan 90-an, istilah emo mulai merujuk pada genre indie yang mendapatkan pengaruh dari Fugazi yang dianggap sebagai emo first wave.

Band-band seperti Sunny Day Real Estate dan Texas is the Reason menunjukkan gaya emo indie rock yang lebih menunjukkan melodi mereka daripada kekacauannya.

Yang saat ini sedang populer adalah band-band seperti Fall Out Boy, My Chemical Romance, Panic at the Disco, dan Paramore yang juga disebut sebagai band emo walaupun gaya musik mereka memang cukup berbeda dengan band-band emo sebelumnya.

Emo tren sebagai fashion

Emo sudah makin berkembang jauh melampaui musik saja. Emo sekarang lebih di kenal sebagai fashion dari pada musik. Bila kita di jalan melihat orang dengan jeans ketat, rambut panjang menutupi sebelah mata, dengan sikap acuh tak acuh, pasti kita langsung beranggapan "anak emo nih". Belakangan ini Banyak media yang menghubung - hubungkan emo dengan stereotype seperti emosional, sensitif, pemalu, tertutup, atau cepat tersinggung. Parahnya, mereka juga menghubung-hubungkan karakter emo dengan depresi, suka melukai diri sendiri, dan bunuh diri.

Namun terlepas dari semua itu, emo adalah salah satu tren musik yang akhirnya berkembang menjadi suatu gaya berpakaian dan cara bergaul. Seperti juga gaya hidup lainnya, ada sisi negatif dan ada sisi positif di dalamnya.

Tergantung bagaimana orang menilainya.

Nah, jadi emo itu adalah sebuah aliran musik yang kemudian berkembang menjadi gaya hidup dan cara bergaul.

0 komentar:

Posting Komentar

Terms of service.


Terima kasih telah mengunjungi blog saya :) . Semoga apa yang saya tulis disini bisa bermanfaat bagi saya dan bagi kalian semunya. Bila kalian suka dan ingin mengcopy artikel yang saya tulis disini tidak apa-apa, tetapi tolong cantumkan nama blog saya agar tidak terjadi kesalah pahaman dan menimbulkan tidak enak hati. Saya juga akan melakukan hal yang sama bila mengcopy artikel dari blog lain. Sebelum dan sesudahnya Terima Kasih.